Wakil Bupati Cianjur menerima cendra mata (ist)
CIANJUR | ININEWSROOM.COM — Agi Sumarlin resmi memimpin Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (DPD APPSI) Kabupaten Cianjur periode 2025–2030 setelah kepengurusan baru dikukuhkan di Gedung Bale Praja, Kompleks Sekretariat Daerah Kabupaten Cianjur, Kamis (17/9/2026).
Pengukuhan tersebut mengusung tema “Pedagang Sejahtera, Cianjur Berjaya” dan menjadi momentum bagi APPSI Cianjur untuk memperkuat peran organisasi dalam mendampingi pedagang pasar tradisional serta pelaku UMKM.
Wakil Bupati Cianjur Ramzi dalam sambutannya meminta APPSI mendorong para pedagang pasar tradisional untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan perubahan pola belanja masyarakat.
Menurut Ramzi, perkembangan teknologi harus dihadapi dengan peningkatan kemampuan pedagang melalui edukasi dan pelatihan, sehingga pasar tradisional tetap mampu mengikuti perubahan zaman.
“Bagaimana caranya melatih dan memberikan edukasi kepada para pedagang agar mampu menyesuaikan dengan kondisi zaman? Perubahan ini tidak bisa dilawan. Pasar bukan hanya tempat bertemu penjual dan pembeli, pasar adalah tempat tumbuhnya usaha masyarakat,” ujar Ramzi.
Sementara itu, Ketua DPD APPSI Cianjur Agi Sumarlin mengatakan transformasi digital menjadi salah satu prioritas kepengurusan periode 2025–2030.
Agi menyebut, berdasarkan hasil pemantauan di sejumlah pasar, sebagian pedagang mulai memanfaatkan media sosial untuk memasarkan dagangan, termasuk melalui platform TikTok.
“Kita akan bekerja semaksimal mungkin untuk membantu para pedagang dan UMKM. Di era digital, kita harus mendorong teman-teman di pasar untuk ikut bertransformasi,” kata Agi.
Selain transformasi digital, APPSI Cianjur akan memperkuat fungsi pendampingan dan pemberdayaan bagi pedagang pasar tradisional dan pelaku UMKM.
Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Cianjur, Irfan Aulia Budiman, meminta APPSI menjalankan fungsi organisasi sebagai penghubung antara pedagang dan pemerintah.
Menurutnya, APPSI juga perlu memperkuat fungsi advokasi serta pendampingan bagi pedagang dalam menyampaikan aspirasi dan menghadapi berbagai persoalan di lapangan.
“APPSI harus menjadi jembatan antara para pedagang dengan pemerintah. Turunlah ke lapangan, serap aspirasi, dan bawa solusi. Pastikan pedagang merasa nyaman, aman, dan terlindungi,” tegas Irfan.
Pengukuhan pengurus DPD APPSI Cianjur tersebut turut dihadiri jajaran Forkopimda, perangkat daerah terkait, pengurus DPW APPSI Jawa Barat, perwakilan Bulog, organisasi petani, serta sejumlah elemen masyarakat.
Dengan kepengurusan baru tersebut, APPSI Cianjur menargetkan penguatan kapasitas pedagang dan pengembangan pasar tradisional agar mampu beradaptasi dengan perkembangan ekonomi dan teknologi. (Wiz)***
