Demokrasi bukan sekadar urusan partai politik, melainkan tanggung jawab bersama.(Foto:Ist/Inineswroom.com)
CIANJUR – ININEWSROOM.COM – Politik jangan hanya hadir saat musim pemilihan, lalu menghilang ketika masyarakat kembali sibuk dengan persoalan sehari-hari. Pesan itu mengemuka dalam Pendidikan Politik (Dikpol) Partai Golkar Cianjur yang digawangi Ketua Fraksi Golkar, Asep Iwan Gusniardi, di Gedung Guru Kecamatan Sukaresmi, Senin (2/11/2026).
Kegiatan yang menyasar masyarakat dan kader dari Desa Cikanyere, Sukaresmi, Kawungluwuk, serta Ciwalen tersebut dihadiri Ketua DPD Golkar Cianjur H. TB Mulyana Syahrudin. Unsur Kesbangpol, Bawaslu, dan KPU turut hadir sebagai pemateri di hadapan ratusan peserta.
Ketua DPD Golkar Cianjur, H. TB Mulyana Syahrudin, menegaskan demokrasi bukan sekadar urusan partai politik, melainkan tanggung jawab bersama. Menurutnya, partisipasi masyarakat menjadi kunci keberhasilan pembangunan daerah.
“Demokrasi tidak akan berjalan dengan baik tanpa keterlibatan warga. Tanpa kepercayaan dan partisipasi masyarakat, program sebaik apa pun akan sulit terwujud,” tegas Mulyana.
Ia berharap pendidikan politik mampu meningkatkan pemahaman kader sekaligus menjadikan partai sebagai jembatan aspirasi masyarakat kepada pemerintah.
Sementara itu, Asep Iwan Gusniardi menilai pendidikan politik penting agar masyarakat tidak sekadar menjadi penonton dalam proses demokrasi.
“Jangan sampai ketika tiba waktu pemilihan atau pemilu, masyarakat tidak memahami politik. Politik harus dipahami, bukan hanya diingat ketika bilik suara sudah menunggu,” ujarnya.
Asep mengungkapkan, peserta Dikpol terdiri dari 20 persen pengurus atau kader Golkar dan 80 persen masyarakat umum.
Melalui kegiatan tersebut, Golkar Cianjur berupaya memperluas pemahaman politik di tengah masyarakat. Sebab, demokrasi idealnya tidak berhenti pada urusan mencoblos, tetapi juga memastikan aspirasi warga tetap terdengar setelah pesta politik usai.***(TB)
