Suasana Wisuda Lulusan Abdi Bangsa Institute di salah satu hotel ( ist)
CIANJUR — Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Abdi Bangsa Institute mewisuda 61 lulusan program pelatihan dan magang di Hotel Cordela, Rabu (21/10/2026). Sekitar 75 persen lulusan kini bekerja di dalam negeri, luar negeri, dan kapal pesiar.
LPK Abdi Bangsa juga melepas 25 peserta yang akan bekerja di sejumlah negara ASEAN. Ketua Yayasan Abdi Bangsa Institute, Aji Samsurizal, menyebut capaian tersebut menunjukkan keberhasilan lembaga dalam menyiapkan tenaga kerja terampil. Salah satu alumninya bahkan lolos program J-1 ke Amerika Serikat.
LPK Abdi Bangsa menjalin kerja sama dengan sejumlah Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI), termasuk PT Omna Tritunggal Candra, untuk memperluas peluang kerja ke berbagai negara. Sektor perhotelan, khususnya posisi waiter dan housekeeping, menjadi salah satu bidang yang banyak membutuhkan tenaga kerja.
Hingga 2026, LPK Abdi Bangsa telah meluluskan 1.643 alumni yang bekerja di berbagai sektor industri.
Direktur Pembinaan Kelembagaan Vokasi Pekerja Migran Indonesia, Abri Danar Prabawa, menekankan pentingnya standardisasi lembaga pelatihan, mulai dari materi pembelajaran, fasilitas, kualifikasi instruktur hingga sertifikasi kompetensi.
Pemerintah menargetkan penyiapan 500 ribu calon tenaga kerja untuk pasar global selama periode 2026–2029, dengan menyasar alumni SMK dan masyarakat umum.
Sementara itu, Direktur Kursus dan Pelatihan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Yaya Sutarya, mengapresiasi capaian LPK Abdi Bangsa. Ia menyebut 25 peserta program Pendidikan Kecakapan Kerja telah lulus uji kompetensi dan bekerja di pasar global, termasuk Malaysia dan Thailand.
Yaya menegaskan, kursus dan pelatihan berperan penting dalam meningkatkan keterampilan masyarakat sekaligus melengkapi pendidikan formal. Karena itu, lembaga pelatihan perlu terus meningkatkan kualitas instruktur, metode pembelajaran, dan kompetensi lulusan.***
