CIANJUR | INICIANJUR.COM – Kebebasan yang baru beberapa bulan dirasakan seorang pria berinisial G (25) tampaknya harus kembali terancam.
Pria yang diketahui baru keluar dari penjara pada Maret 2026 itu kembali diamankan setelah diduga mencoba membawa cairan mencurigakan ke dalam Lapas Kelas IIB Cianjur, Kamis (7/5/2026) malam.
Malam itu, G datang seperti pengunjung lainnya. Dengan langkah tenang, ia berniat membesuk rekannya yang masih menjalani hukuman di balik jeruji besi. Namun siapa sangka, kunjungan tersebut justru berujung pemeriksaan dan kembali menyeretnya ke persoalan hukum.
Baca juga: Lapas Cianjur Maksimalkan Pembinaan Spiritual di Bulan Ramadan
Petugas lapas mulai curiga saat melihat gerak-gerik G yang dinilai tidak biasa. Setelah dilakukan pemeriksaan lebih mendalam, identitas yang digunakannya ternyata bukan miliknya sendiri. Kecurigaan semakin kuat ketika petugas menemukan botol spray berisi cairan mencurigakan yang disimpan rapi di dalam sepatu.

Kalapas Kelas IIB Cianjur, Prayogo Mubarak, membenarkan bahwa pria tersebut merupakan residivis yang belum lama bebas dari masa hukuman.
“Yang bersangkutan baru bebas sekitar Maret 2026 lalu,” ujarnya.
Selain cairan yang diduga narkoba sintetis, petugas juga mengamankan dua bungkus rokok, handphone, dompet, dan identitas palsu yang digunakan pelaku.
Kini, G kembali harus menjalani pemeriksaan di Satresnarkoba Polres Cianjur. Cairan yang ditemukan juga masih menunggu hasil uji laboratorium untuk memastikan kandungannya.
Baca juga: Program Pembinaan Kemandirian Lapas Cianjur Sukses Pasok Telur ke Dapur MBG
Kasatresnarkoba Polres Cianjur AKP Tatang Sunarya mengatakan, dari pengakuan sementara, cairan tersebut rencananya akan dicampurkan ke tembakau.
“Masih kami dalami dan akan diuji di laboratorium,” katanya.
Peristiwa ini menjadi gambaran pahit tentang bagaimana seseorang yang baru saja mendapatkan kesempatan kedua justru kembali tersandung persoalan hukum.
Di saat banyak orang berharap bisa memulai hidup baru setelah bebas, langkah yang salah justru bisa membawa seseorang kembali mendekati jeruji besi yang belum lama ditinggalkan.
Penulis: Restu
Editor: Deni Hendra
