Pegawai PDAM Tirta Mukti Sedang Memasang Bak Penampungan Air Bersih ( foto Ist / ininewsroom.com )
CIANJUR – ININEWSROOM.COM – Musim kemarau kerap memunculkan kekhawatiran masyarakat terhadap ketersediaan air bersih. Namun, hingga saat ini pelanggan PDAM Tirta Mukti Kabupaten Cianjur masih dapat bernapas lega. Perusahaan daerah tersebut memastikan pasokan air bersih di sebagian besar wilayah pelayanan tetap berjalan normal.
Meski begitu, tantangan mulai terasa di wilayah pelayanan Cabang Pacet. Debit sumber air baku dari Intake Batulawang terus menyusut akibat kemarau, sehingga PDAM harus menerapkan penggiliran distribusi agar seluruh pelanggan tetap memperoleh pasokan air secara merata.
Direktur PDAM Tirta Mukti Cianjur, H. Samsul Hadi, mengatakan kondisi pasokan air secara umum masih relatif aman. Menurutnya, gangguan hanya terjadi di wilayah Pacet, sedangkan daerah pelayanan lainnya masih dapat ditangani dengan baik.
“Secara umum pasokan air masih relatif aman. Hanya wilayah pelayanan Cabang Pacet yang bersumber dari Intake Batulawang mengalami penyusutan debit air baku cukup signifikan, sehingga kami menerapkan penggiliran distribusi,” ujarnya. Selasa (21/07/2026)
Sebagai langkah antisipasi, PDAM Tirta Mukti mengoperasikan tiga unit mobil tangki air bersih untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Armada tersebut juga melayani pelanggan yang mengalami gangguan distribusi akibat berkurangnya pasokan air di jaringan.
Namun, Samsul mengakui jumlah armada yang tersedia masih terbatas. Karena itu, pelayanan air bersih melalui mobil tangki dilakukan berdasarkan permohonan atau surat dari masyarakat, dengan sistem antrean apabila permintaan meningkat.
“Kami hanya memiliki tiga mobil tangki yang mobile. Permintaan mulai bertambah, sehingga masyarakat mungkin harus menunggu giliran. Sebagian armada juga kami gunakan untuk membantu pelanggan yang distribusi airnya terganggu,” katanya.
PDAM Tirta Mukti terus memantau perkembangan musim kemarau dan kondisi sumber air baku agar pelayanan kepada masyarakat tetap optimal. Perusahaan juga mengajak masyarakat menggunakan air secara bijak dan tidak berlebihan, sehingga ketersediaan air bersih dapat terjaga hingga musim kemarau berakhir. ***
