50 orang warga mempertanyakan transparansi perekrutan Relawan SPPG Jatisari 3 ( Foto : Srat / Ininewsroom.com)
CIANJUR | ININEWSROOM.COM – Perekrutan relawan Makan Bergizi Gratis (MBG) di SPPG Jatisari 3, Kecamatan Bojongpicung, Kabupaten Cianjur, menuai protes warga. Persoalan tersebut dibahas dalam mediasi antara warga bersama Forkopimcam di Aula Desa Jatisari, Rabu (14/10/2026).
Sedikitnya 50 orang warga mempertanyakan transparansi perekrutan setelah sejumlah pelamar asal Jatisari yang disebut telah diterima ternyata tidak bekerja. Warga juga menyoroti banyaknya tenaga kerja dari luar desa serta menyampaikan sejumlah dugaan terkait operasional SPPG.
“Saya mepertanyakan kreteria penerimaan tenaga kerja agar warga setempat diberikan kesempatan sesuai kebutuhan,” ungkap Jejen Ketua RW 05 Desa Jatisari.
Perwakilan mitra SPPG Jatisari 3, Feri, menyatakan sebelumnya telah disepakati alokasi 70 persen tenaga kerja untuk warga setempat. Pihaknya juga berjanji mengevaluasi proses perekrutan dan memperbaiki komunikasi dengan masyarakat.
Staf Deputi Pemantauan dan Pengawasan BGN Direktorat Wilayah II, Sabarjianto, menegaskan perekrutan harus mengikuti prosedur dan ketentuan yang berlaku. Jika ditemukan pelanggaran, penanganan akan dilakukan sesuai aturan.
Sementara itu, Kapolsek Bojongpicung Iptu Muhtaromi menyatakan dugaan pemukulan dan pengrusakan terkait persoalan tersebut sedang ditangani Polres Cianjur. Ia meminta semua pihak menghormati proses hukum yang berjalan.
“Permasalahan yang terjadi di SPPG Jatisari 3 sudah masuk ranah hukum dan sedang ditangani,” pungkas Kapolsek Bajongpicung.
(HP)***
