CIANJUR|INICIANJUR.COM – Tragedi memilukan mengguncang Kabupaten Cianjur. Seorang advokat, Dedi Nasrudin, tewas dalam insiden tabrak lari yang terjadi tepat di depan Kantor Pengadilan Agama Cianjur pada Kamis (16/4/2026) sekitar pukul 04.38 WIB. Hingga kini, pelaku yang diduga mengendarai mobil pick-up masih dalam pengejaran pihak kepolisian.
Kejadian yang berlangsung di waktu subuh ini sontak menyita perhatian publik dan menjadi perbincangan hangat di masyarakat. Sosok korban yang dikenal sebagai penegak keadilan harus menghembuskan napas terakhir setelah diduga ditabrak kendaraan yang langsung melarikan diri tanpa memberikan pertolongan.
Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Cianjur langsung bergerak cepat melakukan serangkaian penyelidikan. Kanit Gakkum, Ipda Ahmad Prio Gunawan, menyampaikan belasungkawa sekaligus menegaskan komitmen kepolisian dalam mengungkap kasus ini.
“Kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya kepada keluarga almarhum. Sejak menerima laporan, kami segera melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, serta memeriksa saksi-saksi untuk mengungkap identitas pelaku,” ujar Ipda Ahmad Prio Gunawan kepada wartawan, Kamis sore (16/4/2026).
Dalam upaya mengidentifikasi pelaku, polisi telah menyisir rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian. Namun, proses ini menghadapi sejumlah kendala teknis, di antaranya:
- Kondisi pencahayaan minim karena kejadian berlangsung sesaat setelah salat subuh.
- Efek silau lampu kendaraan yang mengganggu visual rekaman.
- Jarak kamera yang cukup jauh, sehingga pelat nomor kendaraan tidak terlihat jelas.
Meski demikian, berdasarkan hasil penyelidikan sementara, kendaraan yang terlibat diduga kuat merupakan mobil jenis pick-up.
Menurut keterangan saksi di lokasi, korban masih dalam kondisi hidup saat pertama kali ditemukan. Warga segera memberikan pertolongan dan mengevakuasinya ke rumah sakit. Namun, takdir berkata lain nyawa Dedi Nasrudin tidak dapat diselamatkan.
Polres Cianjur terus melakukan pengejaran terhadap pelaku dan mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian ini untuk segera melapor.
“Kami memohon dukungan dan doa dari masyarakat agar kasus ini segera terungkap. Informasi sekecil apa pun akan sangat membantu proses penyelidikan,” tegas Ipda Ahmad Prio Gunawan.
Peristiwa tragis ini dengan cepat menyebar dan menjadi perhatian luas masyarakat. Banyak pihak berharap pelaku segera tertangkap agar keadilan bagi korban dan keluarganya dapat terwujud.***
