Petugas Memberi sangsi Tilang ditempat. (Foto Deni | Ininewsroom.com |
ININEWAROOM.COM — Kamis sore di depan Mapolres Cianjur mendadak jadi panggung “audisi pelanggaran lalu lintas”. Razia gabungan yang melibatkan polisi, Dishub, Satpol PP, hingga Polisi Militer itu sukses menjaring berbagai gaya berkendara anak muda dari yang bikin geleng kepala sampai tepok jidat.
Di tengah deretan motor yang lewat, muncul dua pemuda dengan “penampilan spesial” knalpot brong yang suaranya bisa jadi alarm kampung, plus kepala tanpa helm yang bebas merasakan angin sore. Paketnya sudah mencolok, tapi ternyata masih ada “bonus” tersembunyi.
Saat petugas melakukan pemeriksaan, keduanya kedapatan membawa obat-obatan terlarang jenis tramadol dan heximer. Lengkap sudah, ibarat beli satu gratis tiga, knalpot berisik, tanpa helm, plus barang terlarang.
Dengan santai, keduanya mengaku baru pulang kerja dan membeli obat itu untuk kebutuhan saat bekerja.
Entah kerja apa yang butuh “teman” seperti itu, yang jelas petugas tidak ikut penasaran terlalu jauh.
Petugas langsung mengarahkan dua pemuda tersebut ke jalur yang lebih serius yaitu Unit Satnarkoba.
Sementara itu, razia malam itu memang seperti “panen raya pelanggaran”. Total 65 barang bukti diamankan, mayoritas dari knalpot brong, pengendara tanpa helm, hingga aksi bonceng tiga yang lebih mirip lomba keseimbangan.
Petugas memastikan razia seperti ini bakal terus digelar. Selain bikin jalanan lebih tertib, setidaknya juga mengingatkan bahwa berkendara itu bukan ajang unjuk gaya, apalagi kalau gaya yang ditampilkan malah bikin urusan jadi panjang.***
