Foto ilustrasi oleh AI | ininewsroom.com
ININNEWSROOM.COM – Pemerintah Desa di Kecamatan Sukaluyu, Kabupaten Cianjur, menghadapi sorotan publik setelah video tidak pantas yang diduga melibatkan oknum sekretaris desa seorang wanita berinisial E beredar luas di media sosial.
Kepala Desa setempat mengonfirmasi kebenaran peristiwa tersebut setelah melakukan penelusuran internal. Ia menyatakan kejadian itu menjadi pukulan serius bagi institusi yang ia pimpin.
“Setelah kami telusuri, kami menemukan fakta yang sesuai dengan informasi yang beredar. Ini menjadi pukulan bagi kami,” ujarnya saat ditemui tim ini digital network di ruang kerjanya.
Video yang menampilkan dugaan aktivitas video call seorang wanita tanpa busana itu menyebar cepat dan memicu reaksi masyarakat. Bahkan, warga mempertanyakan integritas aparatur desa serta meminta pemerintah desa mengambil langkah tegas.
Sejumlah warga menilai pejabat publik harus menjaga perilaku, baik di ruang kerja maupun dalam kehidupan pribadi, karena jabatan melekat dengan tanggung jawab moral.
“Pejabat desa harus memberi contoh. Kami berharap ada tindakan nyata,” ujar seorang warga.
Pemerintah desa saat ini mempersiapkan langkah lanjutan untuk menangani kasus tersebut. Aparatur desa juga berkoordinasi untuk menentukan sanksi sesuai aturan yang berlaku.
Kasus ini tidak hanya menyentuh aspek etika, tetapi juga berpotensi masuk ke ranah hukum, terutama terkait penyebaran konten pribadi tanpa izin.
Hingga kini, pemerintah desa belum mengumumkan sanksi resmi terhadap oknum Sekdes tersebut. Masyarakat terus menunggu keputusan yang tegas, transparan, dan dapat menjaga kepercayaan publik terhadap lembaga desa.***
