CIANJUR|ININEESROOM.COM – Dalam sebuah upaya untuk memulihkan denyut nadi ekonomi kerakyatan, perwakilan pedagang Pasar Induk Cianjur (PIC) Pasir Hayam secara resmi menyampaikan keluh kesah dan aspirasi terkait kondisi pasar yang kian memprihatinkan.
Pertemuan yang berlangsung pada Kamis (23/4) ini menjadi momentum krusial bagi para pedagang eceran untuk menyuarakan penyelamatan ekonomi sektor tradisional.
Dalam penyampaiannya, Aa H. Asep selaku tokoh perwakilan pedagang, memaparkan laporan mengenai penurunan omzet yang signifikan dalam dua bulan terakhir.

Situasi ini telah memaksa sebagian pedagang untuk menghentikan aktivitas jual-beli akibat minimnya kunjungan pembeli.
Penyampaian Poin-Poin Utama Aspirasi:
Optimalisasi Aksesibilitas: Pedagang secara formal memohon adanya koordinasi strategis antara Diskoperindagin dan Dinas Perhubungan Kabupaten Cianjur. Hal ini difokuskan pada pengaturan trayek angkutan kota (angkot) agar dapat melintasi area pasar demi mempermudah akses masyarakat luas.
Stabilitas Ekosistem Pasar: Menyoroti pentingnya peran pemerintah dalam mengawasi stabilitas harga dari intervensi bandar besar, guna melindungi keberlangsungan pedagang kecil dan menengah.
Pemulihan Ekonomi Lokal: Harapan besar diletakkan pada kajian serius Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk menjadikan PIC kembali sebagai pusat perbelanjaan yang ramai dan terjangkau bagi masyarakat.
“Kami hadir membawa suara dari para pedagang yang saat ini tengah berjuang”.
Harapan kami sederhana namun mendalam, adanya perhatian dan solusi nyata agar roda ekonomi di pasar yang kita cintai ini dapat kembali berputar normal,” ujar Aa H. Asep dalam pernyataannya.
Acara penyampaian aspirasi ini ditutup dengan harapan agar Pemerintah Kabupaten Cianjur segera mengambil langkah konkret.
Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah dan pelaku usaha, diharapkan Pasar Induk Cianjur dapat segera bangkit dari masa sulit dan kembali menjadi pilar ekonomi bagi masyarakat Cianjur.***
Editor : Restu
