Tom Maskun menilai kader PKK dan Posyandu memiliki peran penting karena berada paling dekat dengan masyarakat (ist)
ININEWSROOM.COM — Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, H. Tom Maskun, mendorong kader PKK dan Posyandu memperkuat deteksi dini masalah kesehatan masyarakat melalui penerapan Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer (ILP).
Hal itu disampaikan H. Tom Maskun saat menggelar sosialisasi ILP di Desa Kertajadi, Kecamatan Cidaun, Kabupaten Cianjur, Jumat (2/10/2026). Kegiatan tersebut diikuti ratusan kader PKK dan penggerak Posyandu.
Tom Maskun menilai kader PKK dan Posyandu memiliki peran penting karena berada paling dekat dengan masyarakat, terutama dalam mengenali sejak awal berbagai persoalan kesehatan di lingkungan keluarga.
“ILP bukan sekadar program, melainkan standardisasi pelayanan kesehatan yang lebih terintegrasi dari Puskesmas, Pustu, hingga Posyandu,” ujar H. Tom Maskun.
Menurutnya, penguatan fasilitas dan kapasitas kader perlu mendapat perhatian agar pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya di wilayah Cidaun, dapat berjalan lebih optimal.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Cianjur, Iwan Permana, S.H., yang ikut menampung aspirasi kader dan masyarakat Cianjur Selatan.
Iwan mengatakan kader PKK dan Posyandu merupakan garda terdepan dalam pelayanan kesehatan masyarakat, termasuk mendukung upaya penurunan angka stunting.
“Kami hadir untuk memastikan program-program pemerintah pusat dan provinsi benar-benar mendarat dengan baik di tingkat desa,” katanya.
Sementara itu, Ketua PKK Desa Kertajadi, Wahyuningsih, mengapresiasi sosialisasi ILP karena memberikan tambahan wawasan bagi para kader dalam menjalankan pelayanan kepada masyarakat.
Dalam dialog, peserta menyampaikan sejumlah aspirasi, mulai dari akses layanan kesehatan di Posyandu pelosok, peningkatan insentif kader hingga kebutuhan sarana penunjang kesehatan.
H. Tom Maskun menyatakan akan membawa berbagai aspirasi tersebut untuk ditindaklanjuti di tingkat DPRD Provinsi Jawa Barat. (Wiz)
