CIANJUR | ININEWSROOM.COM – Anggota DPRD Kabupaten Cianjur Fraksi Partai Golkar, H. Lukmanul Hakim, menyoroti kondisi fasilitas toilet sekolah yang rusak saat menggelar kegiatan reses di SDN Nusaindah, Desa Palasari, Kecamatan Cipanas, Senin (25/05/2026).
Dalam kegiatan yang dihadiri ratusan warga serta orang tua murid tersebut, Lukmanul Hakim menegaskan bahwa kondisi toilet sekolah menjadi salah satu persoalan yang hampir ditemukan di banyak sekolah dasar dan perlu segera mendapat perhatian.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan, ia pun langsung memberikan bantuan pribadi sebesar Rp2 juta untuk perbaikan fasilitas MCK SDN Nusaindah.
Baca juga: Reses di Kampung Pojok Ciloto, Ati Rosmiati Tampung Aspirasi Warga Soal Jalan Rusak
“Perlu diketahui bahwa hampir semua SD memiliki persoalan fasilitas sekolah, terutama ruang kelas dan toilet yang rusak. Kalau fasilitas toilet tidak layak pakai tentu akan mengganggu kenyamanan belajar siswa dan berdampak terhadap kesehatan anak,” ujar Lukmanul Hakim kepada awak media usai kegiatan reses.
Menurutnya, toilet sekolah yang bersih dan layak menjadi salah satu cerminan lingkungan pendidikan yang baik. Ia menilai kerusakan fasilitas sanitasi tidak boleh dianggap sepele karena dapat memicu berbagai penyakit pada anak-anak.

“Kalau toilet rusak dan tidak bersih, tentu bisa menimbulkan penyakit seperti diare, tipus, dan lainnya. Sekolah yang baik harus memiliki toilet yang bersih dan nyaman digunakan,” katanya.
Selain menampung aspirasi masyarakat terkait bantuan Program Indonesia Pintar (PIP), Lukman mengaku selama beberapa hari terakhir dirinya memang fokus melakukan reses di sektor pendidikan dengan mendatangi sekolah-sekolah secara langsung.
Baca juga: FORKI Cianjur Cetak Atlet Sejak Dini Lewat Liga Pelajar
“Kegiatan reses yang sudah berjalan sekitar enam hari ini saya fokuskan ke dunia pendidikan agar bisa bertemu langsung dengan orang tua murid sekaligus memastikan program bantuan PIP tetap berjalan pada tahun 2026,” jelasnya.
Ia menyebut, pada tahun sebelumnya ribuan siswa telah menerima bantuan PIP melalui aspirasi yang diperjuangkannya, dan tahun ini pendataan kembali dilakukan agar program tersebut terus berlanjut.
Tak hanya SDN Nusaindah, Lukmanul Hakim juga memberikan bantuan serupa untuk perbaikan toilet SDN Cimacan II.
“Karena sifatnya mendesak, saya bantu masing-masing Rp2 juta untuk perbaikan toilet SDN Cimacan II dan SDN Nusaindah,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala SDN Nusaindah, Redi Hidayat, mengapresiasi perhatian yang diberikan H. Lukmanul Hakim terhadap kebutuhan sekolah dan para siswa.
“Kami sangat mengapresiasi kepedulian beliau terhadap dunia pendidikan, khususnya bantuan aspirasi PIP bagi 217 siswa-siswi kami dan bantuan untuk fasilitas sekolah,” ucap Redi.
Ia berharap perhatian terhadap perbaikan sarana pendidikan di sekolah-sekolah dapat terus berlanjut demi menunjang kenyamanan proses belajar mengajar.
(Tubagus)
